Rabu, 05 November 2008

LINA YULIAWATI

LINA YULIAWATI nama yang lembut, sederhana, kesan yang damai, namun sayang..pasaran (maaf ya...). Nama ini salah satu anak didik kesayangan ibu. Anaknya ceria, ngobrolnya rame, polos dan senang bergaul.

Waktu istirahat siang ibu terkaget-kaget dengar pengakuan dia, katanya “bu, aku gak bisa ngaji dan sholat.” Wah aneh juga orangtua seperti apa tidak bisa mendidik anaknya mengaji dan solat. Ternyata setelah Lina curhat panjang lebar. Ibunya Lina pergi ke Saudi dia tinggal bersama bapanya yang mungkin kurang juga pendalaman agamanya sehingga waktu kecilnya tidak disuruh belajar mengaji. Sehingga setelah Lina usia baliq dia sadar dia berbeda dengan teman-temanya. Dia sadar dan ingin mengubah dirinya. Akhirnya dengan penuh dukungan ibu tunjuk tutor dikelas untuk mengajari Lina bisa baca alQuran.

Sekarang di saat Lina mulai menunjukan semangat belajar agamanya. Datang lagi masalah baru. Tutornya lapor ke Ibu. Katanya “Lina gak sekolah karena dikeluarkan pak Hadi. Penyebab nya misterius,bu”. Dia tanya ibu, mungkin ibu tahu. Ibu jawab”meneketehe”. Lha kalau mau dikeluarkan kan harus diketahui walikelas. Pasti ada “something wrong”. Dan setelah ngobrol dengan pak Hadi (tau gak..kalau denger nama “Pak Hadi” disebut, anak-anak ada yang mulas mendadak, atau bisa juga lari terbirit-birit, atau malah kencing. Saking takutnya..hiyyyy). Lina dipanggil karena ada kasus “bolos bareng” yang dilakukan bersama anak kelas 8 yang semuanya 4 orang. Dan kejadian bolos bareng ini sudah 3 bulan lewat baru terungkap sekarang. Dan semuanya sudah dipanggil. Hari ini dia di skor satu hari.

Wah lega sekali dengarnya..akhirnya ibu tidak kehilangan anak didik lagi...mulai saat ini Ibu akan semakin dekat lagi dengan anak-anak, mendampingi mereka, ada disaat mereka kesulitan dan tentu saja ibu sayang semua anak ibu.